Syairku mengering
Perasaanku hampir mati kehausan
Akalku mulai meronta
Nafsuku menggelepar bak anjing
Ruhku terlihat membuka dan menutup matanya
tanda ia tak kuasa menahan coba
Hari semakin gelap
Hujan berdebu, membisu
Mata nanar terhalang awan hitam
Ragaku menelanjang mengerjang
Hari ini
Aku dicumbu sekaligus dipecundangi sang waktu
22 April 2009
Tajamuk Khomis, Qahirah Jadidah
0 komentar:
Poskan Komentar